1.
Administrasi
Gudep sebagai pusat gerak dan wadah pembinaan pramuka perlu adanya dukungan
administrasi secara tertib namun sederhana.
Agar pelaksanaan administrasi dapat teratur, tertib dan berkesinambungan
diperlukan buku-buku catatan sebagai berikut:
a.
Buku catatan pribadi pesertadidik
Buku tersebut
dipegang oleh Ketua Gudep dan harus selalu dimutahirkan. Buku catatan
pribadi berisi:
1)
Nama Lengkap, nama kecil/nama panggilan.
2)
Tempat dan tanggal lahir.
3)
Agama.
Pada tahun 2011 Kwartir Nasional telah mengeluarkan
Petunjuk Penyelenggaraan (jukran) tentang Satuan Karya Pramuka yang merupakan
penyempurnaan jukran-jukran sebelumnya, yang menyesuaikan dengan perkembangan
Gerakan Pramuka saat ini, antara lain Saka Bahari, Saka Bhayangkara, Saka
Dirgantara dan Saka Bakti Husada.
Gugusdepan di lingkungan Gerakan Pramuka merupakan pusat gerak dan wadah pembinaan pramuka. Oleh karena itu dukungan administrasi gugusdepan perlu dilaksanakan secara tertata dan tertib
Pembina : Sebelum Saya Menyatakan BeRsedia Melantiknya, Saya Akan Mengajukan
Beberapa Pertanyaan Yang Diharapkan Adik Menjawabnya Dengan Tegas,
Pertanyaan Pertama
;
Apakah Yang Adinda Perhadapkan Ini Benar
Telah Memenuhi Persyaratan Untuk Dilantik, Sehingga Adik Berani Memberikan
Keterangan Kepada Saya Sebagaimana Laporan Adinda ?
Jawaban Apit Kanan Dan
Kiri...................
Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Rakyat Muda yang Suka Berkarya.
I.
UPACARA
PENERIMAAN TAMU AMBALAN……………
GUGUS DEPAN
WAJO…………………………………………….
PANGKALAN…………………………………………………………..
Segera dimulai,
1.
Masing-masing pemimpin sangga
menyiapkan anggotanya,
2.
Pradana memasuki lapangan,
3.
Penghormatan kepada pradana
dilanjutkan laporan,
4.
Kakak Pembina memasuki lapangan
upacara,
5.
Penghormatan kepada kakak
Pembina,
Olah raga mendaki gunung sebenarnya mempunyai tingkat dan kualifikasinya. Seperti yang sering kita kenal dengan istilah mountaineering atau istilah serupa lainnya.
Menurut bentuk dan jenis medan yang dihadapi, mountaineering dapat dibagi sebagai berikut :
1. Hill Walking / Feel Walking
Perjalanan mendaki bukit-bukit yang relatif landai. Tidak membutuhkan peralatan teknis pendakian. Perjalanan ini dapat memakan waktu sampai beberapa hari. Contohnya perjalanan ke Gunung Gede atau Ceremai.